Akuat: Di Pemerintahan Jokowi, Ketum dan Sekjen Partai Tak Boleh Jadi Menteri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 10 April 2014, 08:28 WIB
Akuat: Di Pemerintahan Jokowi, Ketum dan Sekjen Partai Tak Boleh Jadi Menteri
joko widodo/net
rmol news logo Banyak pihak yang tak menduga Jokowi effect yang diharapkan membuat PDI Perjuangan "menang tebal" tak bisa berbuat banyak. Hasil perhitungan cepat memperkirakan PDI Perjuangan hanya menang dengan dukungan di kisaran 19 persen.

Tetapi bagaimanapun juga Jokowi tetap figur utama yang diharap dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang benar-benar hebat.

“Kita menaruh harapan pada figur Jokowi," ujar Jurubicara Diaspora Profesional Muda Indonesia (DPMI), Akuat Supriyanto, dalam keterangan yang dikirimnya dari Lisabon, Portugal, kepada redaksi (Rabu dinihari, 9/4).

Untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, PDI Perjuangan disarankan mengundang Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat bergabung dalam koalisi. Syaratnya, ketiga partai itu harus menominasikan calon-calon anggota kabinet yang profesional, kompeten, dan bersih.

"Jokowi harus berkomitmen membentuk kabinet yang terdiri dari profesional atau ahli," kata Akuat lagi.

"Posisi anggota kabinet tidak boleh lagi menjadi jatah otomatis ketua umum atau sekjen partai,” demikian dia menegaskan. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA