Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Sadikin, menegaskan bahwa isu yang berkembang di tengah masyarakat itu tidak benar. Putera sulung Ali Sadikin ini juga mengungkapkan bahwa dalam masa kampanye pileg ini, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta tidak membuat acara rapat umum, tetapi mengintruksikan kepada caleg-caleg DPRD DKI yang ada di 10 Dapil untuk blusukan.
"Hal ini dimaksudkan agar para caleg lebih mengenal rakyatnya dan mengetahui aspirasi yang berkembang di bawah," tegas Boy beberapa saat lalu (Jumat, 4/3).
Boy menilai di ibukota, model kampanye terbuka dengan pengerahan massa pada prinsipnya akan banyak merugikan kepentingan publik. Misalnya saja, untuk memenuhi daya tampung 50 ribu orang, dibutuhkan paling kurang 925 bis. Artinya akan mengurangi ketersediaan moda transportasi untuk kepentingan publik.
"Mengingat jatah PDI Perjuangan jatuh pada hari kerja. Tentu hal ini tidak baik bagi pengguna bus lain, karena ketersediaan bis akan terganggu. Belum lagi kemacetan yang ditimbulkan. Bayangkan saja produktifitas usaha terganggu," tegasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: