"Sementara 14,8 persen menyatakan tertarik PAN karena figur para caleg, 13 persen menyatakan karena tertarik figur Ketua MPP PAN Amien Rais, 13 persen karena sudah terbiasa memilih partai itu di pemilu, dan 7,4 persen karena tertarik pada program partai," demikian hasil survei Charta Politika yang dipublikasikan pada Rabu kemarin (26/3)
"Ini membuktikan menguatnya gejala personalisasi di tubuh partai-partai di Indonesia. Artinya, orang memilih partai lebih karena figur yang melekat dengan partai itu," kata Direktur Charta Politica, Yunanto Wijaya.
Secara terpisah, Ketua Bappilu PAN, Viva Yoga Mauladi, menyatakan pihaknya mengapresiasi temuan survei Charta Politika itu. Dia menekankan hal itu membuktikan bahwa kerja keras PAN bersama Hatta Radjasa selama ini memang dilihat oleh masyarakat.
"Sebagai ketua umum PAN, Bang Hatta itu memang figur nasional. Beliau dikenal sebagai sosok santri, bersih, jujur, punya visi, dan dia punya pengalaman sebagai menteri. Itu added value bagi kami. Jadi wajar masyarakat menilai seperti itu. Karena sosoknya memang bagus," ungkap Viva.
Berdasarkan laporan para caleg di lapangan, figur Hatta juga dirasakan membantu tingkat penerimaan masyarakat kepada mereka.
"Jadi Hatta identik dengan PAN, dan tentu para caleg juga semakin mensosialisasikan kinerja dan sosok ketua umum karena penerimaan masyarakat memang baik," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: