Jenderal Ryamizard dan Prof. Hasjim Djalal Terima Penghargaan 2014 Lifetime Achievement

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 22 Maret 2014, 19:55 WIB
Jenderal Ryamizard dan Prof. Hasjim Djalal Terima Penghargaan 2014 Lifetime Achievement
Hasjim Djalal
rmol news logo Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Ketua Dewan Pembina Indonesia Maritime Institute (IMI) Profesor Hasjim Djalal mendapatkan penghargaan 2014 Lifetime Achievement dari Rakyat Merdeka Online.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online, Teguh Santosa, dalam acara Malam Budaya Manusia Bintang 2014 di hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, malam ini (Sabtu, 22/3).

Keduanya mendapatkan penghargaan itu karena memiliki sumbangsih yang tidak ternilai pada bidang masing-masing. Profesor Hasjim Djalal ikut memperjuangkan Deklarasi Djuanda sehingga mendapatkan pengakuan internasional. Sementara Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok militer negarawan menjadi panutan, serta disegani dan dihormati kawan maupun lawan.

Selain keduanya, juga hadir Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan; Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin; Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama; Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas; Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi; Bupati Musi Banyuasin, Pahri Azhari; serta Walikota Palu, Rusdi Mastura; dan Walikota Manado, Vicky Lumentut.

Para kepala daerah itu akan mendapatkan penghargaan 2014 Democracy Award karena karena dinilai telah memainkan peranan dalam memperkuat otonomi daerah dalam bingkai NKRI.

Dalam sambutannya, Teguh Santosa menjelaskan, dalam acara Malam Budaya Manusia Bintang tahun ini, pihaknya sengaja mengambil tema One Indonesia in One ASEAN. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengangkat tema tentang budaya lokal. Tema ini diangkat mengingat tahun depan Indonesia akan masuk dalam Komunitas Ekonomi ASEAN 2015.

"Kami keluar dari budaya lokal, meski tetap ada Tarian Karo yang kami dedikasikan untuk masyarakat Karo yang mendapat musibah erupsi Gunung Sinabung," demikian Teguh Santosa. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA