Gita Wirjawan: Memprihatinkan, Masyarakat Miskin Sangat Sulit Dapatkan Air Bersih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 22 Maret 2014, 15:59 WIB
Gita Wirjawan: Memprihatinkan, Masyarakat Miskin Sangat Sulit Dapatkan Air Bersih
rmol news logo Pemenuhan air bersih untuk masyarakat Indonesia masih belum memenuhi target MDGs tahun 2015. Di antara faktor yang menghambat adalah tidak adanya reformasi di sektor tata kelola perusahaan daerah.

Karena itu, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi di daerah harus berdampak pada jaminan ketersediaan air bersih untuk masyarakat, khususnya kelompok miskin.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Barisan Indonesia (Barindo) Gita Wirjawan berkaitan dengan refleksi Hari Air Se-Dunia yang jatuh pada hari ini dengan tema "Air dan Energi".

Gita mengingatkan hal tersebut karena menurut laporan pemerintah, masih ada kekurangan cukup besar pemenuhan air bersih dari target 68%.

"Ini memprihatinkan karena kelompok masyarakat miskin sangat sulit mendapatkan air bersih. Dampaknya, kualitas hidup mereka di bawah standar. Jika kita gagal mengelola dan memaksimalkan sumber daya air yang ada, maka muaranya bukan hanya kualitas hidup yang buruk namun juga krisis energi di masa depan," tegas Gita sesaat lalu Sabtu, (22/3).

Mantan Menteri Perdagangan ini meyakini bahwa upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi harus dibarengi kebijakan perluasan akses masyarakat miskin terhadap sumber-sumber hajat hidup publik, utamanya air.

"Refleksi Hari Air Se-Dunia jadi momentum kita semua untuk membenahi tata kelola pemerintahan yang berorientasi kepentingan masyarakat luas, air simbol utama kehidupan kita. Ini kunci guna memastikan kesejahteraan untuk semua," pungkas Gita, yang juga calon presiden Konvensi Partai Demokrat ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA