Pihak maskapai menyebut bahwa rute penerbangan tersebut baru akan kembali dioperasikan setelah situasi di Venezuela lebih stabil.
"Dikarenakan krusuhan sipil di Venezuela, Air Canada tidak bisa lagi menjamin keselamatan operasinya dan telah menangguhkan penerbangan ke Caracas hingga ada pemberitahuan lebih lanjut," kata pihak maskapai melalui pernyataan seperti dilansir
BBC pada Selasa (18/3).
Air Canada menyebut bahwa pihaknya akan melakukan
refund atau pengembalian uang kepada pelanggannya yang telah memsan tiket untuk penerbangan ke Caracas.
Menyusul kerususan di Venezuela sejumlah penerbangan internasional telah mengurangi operasinya ke Caracas.
Sebelumnya pada bulan Januari Ecuadorean airline juga telah melakukan penangguhan penerbangan ke Venezuela.
Keluhan utama maskapai internasional terutama adalah adanya kontrol ketat pemerintah Venezuela terhadap mata uang asing. Hal tersebut membuat maskapai penerbangan asing sulit memulangkan uang yang diperoleh dari penjualan tiket di Venezuela.
Maduro disebut telah berhutang pada penerbangan internasional sebanyak lebih dari 3 miliar dolar AS.
Kerusuhan sipil di Venzuela yang menuntut pertanggungjawaban Presiden Nicholas Maduro atas masalah peningkatan inflasi ekonomi, kriminalitas serta pengangguran di negeri kaya minyak tersebut. Selama kerusuhan yang berlangsung sejak enam pekan terakhir, setidaknya 29 orang telah tewas dalam protes berujung bentrokan di Caracas.
[ysa]
BERITA TERKAIT: