SAMPAH DI JALANAN

Ahok Tegur Langsung Kepala Dinas Kebersihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 11 Maret 2014, 10:14 WIB
Ahok Tegur Langsung Kepala Dinas Kebersihan
ahok/net
rmol news logo . Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kesal dengan sikap petugas dari Dinas Kebersihan DKI yang sengaja meletakkan tumpukan karung sampah di badan jalan.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, budaya kerja malas semacam ini memang sengaja dibangun oleh oknum-oknum pegawai yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan lebih secara sepihak. Sayangnya, Ahok mengaku telah mengetahui lama trik semacam ini.

"Jadi ada kesengajaan pembiaran sistem yang lama yang dia bikin. Jadi kerja kita lama. Alat berat kita sudah kerja nol koma sekian jam sudah ngangkut penuh pergi, tidak balik lagi. Kan lucu. Memang tidak bisa pakai truk kita," tanya Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (11/3).

Bahkan, pria berkacamata ini mengaku sudah menegur langsung Kepala Dinas Kebesihan, Saptastri Ediningtyas yang baru dilantik satu bulan yang lalu menggantikan Unu Nurdin. Ahok menginstruksikan agar Dinas Kebersihan memaksimalkan seluruh alat berat yang DKI miliki.

Sayangnya, alat berat tersebut tidak bisa digunakan setiap waktu. Karena Pemprov DKI masih terikat aturan sewa mobil per delapan jam. Sehingga, alat berat itu hanya bisa beroperasi satu kali rit atau putaran saja. Akibatnya, banyak kantong-kantong sampah yang terbengkalai di pinggir jalan.

"Kita sudah tegur kepala dinasnya, jadi alat berat kita itu nganggur. Banyak yang jalan. Saya tanya, mau ngapain gitu lho. Terus alasannya kita masih terikat aturan sewa mobil per delapan jam, sehingga hanya ngangkut satu rit," jelasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA