Namun demikian, di mata anggota Timwas Century dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, masih ada beberapa pertanyaan yang mengganjal. Pertama, misalnya, apakah Kapolri Jenderal Sutarman berani menghadirkan paksa mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini Wakil Presiden, Boediono, ke DPR atas perintah UU.
"Panggilan ini untuk menjawab misteri di balik kata-kata Boediono sendiri, bahwa pihak yang bertanggung jawab atas membengkaknya dana
bailout dari Rp 632 miliar menjadi Rp 6,76 triliun adalah LPS," kata Bambang beberapa saat lalu (Minggu, 2/3).
Pertanyaan kedua, lanjut Bambang, apakah pengadilan Budi Mulya yang akan digelar beberapa pekan mendatang dapat menyingkap misteri aktor intelektual di balik perampokan uang negara menjelang pemilu 2009 dengan modus penyelamatan bank?
"Kita tunggu saja," ujar Bambang sambil mengatakan terpuruknya Partai Pemerintah pada pemilu legislatif 9 April mendatang, dipastikan akan mengubah konstalasi politik dan hukum yang akan ikut menentukan apakah aktor intelektual skandal Century tersebut akan tetap melenggang bebas atau terlibas.
[ysa]
BERITA TERKAIT: