Demikian keyakinan pengamat politik yang juga gurubesar dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 15/2).
"Motif dari wacana itu hanya untuk mendapat suara dari warga Jawa Barat saja," ungkap Asep.
Namun Asep yakin motif dengan trik-trik dan rayuan seperti ini tidak akan berhasil. Sebab warga Jawa Barat sendiri sudah menentukan pilihan bukan karena alasan sektarian seperti kesamaan suku.
Di luar itu, Asep mengingatkan, koalisi yang berbasis suku ini akan rapuh dan goyah. Sebab koalisi yang cukup stabil adalah koalisi yang berbasis pada ideologi dan program.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: