"Sangat pas orang Tionghoa berjuang dari PKB," kata caleg PKB, Edi Setiawan, ketika bertandang ke Redaksi
Rakyat Merdeka Online di Gedung Graha Pena, Jakarta, kemarin.
Alasannya, menurut Edi yang juga merupakan warga keturunan Tionghoa ini, PKB tak bisa dilepaskan dari sosok pendirinya, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Gus Dur sendiri sangat berjasa bagi warga Tionghoa, terutama ketika mencabut Inpres 14/1967 tentang Pembatassan Agama Kepercayaan dan Adat Istiadat China ketika menjadi Presiden. Selain itu, Gus Dur dan PKB rutin menggelar Imlek bersama warga Tionghoa.
"Spirit awal Gus Dur jelas. PKB didirikan NU tapi diperuntukan untuk Indonesia," jelasnya.
Sekalipun saat ini dipimpin Muhaimin Iskandar, PKB masih membawa nilai-nilai serta ajaran Gus Dur. "Saya melihat apa yang diajarkan Gus Dur dan apa yang diperjuangkannya selama masih dijalankan PKB, saya pikir sama. Saya ingin meneruskannya," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: