PDI Perjuangan Butuh Seribu Orang Ngoceh Seperti Ramadhan Pohan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 05 Februari 2014, 09:18 WIB
PDI Perjuangan Butuh Seribu Orang <i>Ngoceh</i> Seperti Ramadhan Pohan
ramadhan pohan/net
rmol news logo . Daripada membicarakan soal potensi dan kualitas Jokowi dalam memimpin Indonesia, Wakil Sekjen Demokrat Ramadhan Pohan disarankan untuk lebih baik mengurus partainya yang saat ini terpuruk karena berbagai kasus korupsi.

"Ramadhan lebih baik selamatkan rumahnya agar lolos threshold," kata salah seorang inisiator Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro-Jokowi, Fahmi Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 5/2).

Pernyataan Fahmi ini terkait dengan penilaian Ramadhan Pohan bahwa Jokowi belum layak menjadi capres. Jokowi, yang suka blusukan itu, lebih cocok jadi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) sehingga bisa blusukan ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Fahmi, omongan Ramadhan ini perlu disikapi dengan dewasa, yaitu dengan cara membiarkannya. Ibarat peribahasa, anjing menggongong, kafilah berlalu.

"Bagi PDI Perjuangan dan Jokowi membutuhkan seribu orang yang ngoceh seperti Ramadhan Pohan. Dalam Islam itu bagus menambah pahala Jokowi dan mengurangi dosa. Bonusnya elektabilitas PDI Perjuangan dan Jokowi trendnya akan naik karena publik tambah simpati," demikian Fahmi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA