Jokowi Harus Tegas dan Jangan Biarkan Harapan Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 03 Februari 2014, 09:11 WIB
Jokowi Harus Tegas dan Jangan Biarkan Harapan Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan
jokowi/net
rmol news logo . Hingga saat ini, Jokowi selalu mengelak bila ditanya soal pilpres.

Padahal kesiapan Jokowi menjadi capres ini sangat penting bagi masyarakat umum untuk segera mengorganisir diri, bahu membahu dan bergotong royong untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta itu. Hal ini juga penting untuk mengantisipasi segala potensi kecurangan Pileg dan Pilpres.

"Hari sudah siang, waktu semakin sempit. Banyak masyarakat awam, terutama swing voters yang mencapai 50 persen pemilih sering bertanya, apakah Jokowi mau menjadi capres? Banjir akan surut tapi dukungan terus menyemut," kata salah seorang inisiator Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro-Jokowi, Fahmi Alhabsyi, beberapa saat lalu (Senin, 3/2).
 
Kesiapan ini juga, lanjut Fahmi, menjadi penting karena publik menunggu pemimpin yang tegas dan percaya diri. Publik ingin sesuatu yang jelas dan lugas.

"Publik tentu tidak ingin dalam situasi seperti peribahasa Sunda lalakina keukeuh hayangan, awewena keukeuh embungan. Artinya bertepuk sebelah tangan antara harapan rakyat dengan kesiapan Jokowi sendiri," tegas Fahmi, sambil mengatakan bahwa PDI Perjuangan Projo mendesak dan sekaligus selalu siap sedia mendukung Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA