Gita Wirjawan Harus Bertanggungjawab atas Tangan-tangan Setan Di Kementerian Perdagangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 31 Januari 2014, 09:16 WIB
Gita Wirjawan Harus Bertanggungjawab atas Tangan-tangan Setan Di Kementerian Perdagangan
gita wirjawan/net
rmol news logo . Menteri Perdagangan Gita Wirjawan harus bertanggungjawab atas hal penyalahgunaan kewenangan di Kementerian Perdagangan soal impor beras medium. Sebagai orang nomor satu di Kementerian Perdagangan, Gita juga harus ikut mengusut tuntas persoalan ini.

"Kementerian Perdagangan, sebagaimana pejabat disana mengatakan, mengeluarkan rekomendasi atas izin ini. Berarti ada tangan-tangan setan sampai bisa impor. Tapi apapun, sebagai orang nomor satu, Gita harus tanggung jawab," kata Wakil Ketua Komisi IV, Firman Subagyo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 31/1).

Sejak awal, Firman mengaku sudah minta klarifikasi dari Menteri Pertanian, Suswono, soal hal ini. Klarifikasi itu disampaikan dalam rapat kerja antara Komisi IV DPR dan Menteri Pertanian. Dalam forum itu, Suswono memastikan bahwa Kementerian Pertanian tidak mengeluarkan rekomendasi untuk impor beras meduim.

Di luar raker, untuk memastikan, Firman pun kembali menanyakan hal serupa melalui pesan singkat kepada Suswono. Suswono memberi jawaban yang sama, dan ia mengatakan sudah mengecek hingga ke pejabat tingkat Eselon I, dan sekali lagi memastikan tidak ada rekomendasi.

Terkait dengan 58 importir swasta dalam kasus ini, Firman menegaskan bahwa impor domain beras medium berada di pemerintah, dan pemerintah itu memerintahkan kepada Bulog.

"Bulog sendiri mengatakan beras kita cukup," demikian Firman. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA