Belum ada informasi, apa yang akan disampaikan Gita dalam jumpa pers nanti siang itu. Namun yang pasti, kini, peserta Konvensi Demokrat itu sedang terlilit dengan persoalan impor beras dari Vietnam.
Kementerian Perdagangan mengeluarkan izin impor beras jenis khusus, yang terdiri dari Basmati dan Japonica, sebesar 16.832 ton pada tahun 2013. Berdasaarkan informasi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, impor beras dengan pos tarif atau HS 1006.30.99.00 asal Vietnam itu dilakukan sebanyak 83 kali impor dengan keterlibatan 58 importir, di luar Perum Bulog.
Impor beras ini telah dilengkapi dengan perizinan yang diperlukan berupa Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kemendag.
Kebijakan impor ini pun menuai pro dan kontra. Lebih-lebih, Menteri Pertanian memastikan bahwa pasokan beras masih mencukupi. Desakan kepada Gita untuk mundur pun muncul.
Bahkan, Wakil Ketua Komisi IV, Firman Subagyo, mengecam tindakan ini. Selain kebijakan ini bertolakbelakang dengan iklan kampanye Gita yang selalu mengajak publik untuk mandiri dan menggunakan produk lokal, kebijakan ini juga diduga ada kongkalikong dengan importir.
Entah menjawab desakan mundur atau tidak, Kamis malam (30/1), Gita Wirjawan berkicau melalui akun twitter-nya, @GWirjawan. Dalam akun itu, Gita berkicau," Besok saya akan mengambil keputusan penting dalam karir saya. Bismillah."
Ada yang menduga, kicauan ini menandakan bahwa Gita akan mundur.
[ysa]
BERITA TERKAIT: