Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I, Mayjen (TNI) TB Hasanuddin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 28/1).
Menurut TB Hasanuddin, rangkap jabatan ini memang menjadi pertanyaan publik karena kedua jabatan itu merupakan jabatan strategis. Sehingga kurang layak kalau dirangkap, sementara banyak juga perwira yang tidak kebagian jabatan.
Hal lain yang kemudian publik mempertanyakan hal ini, lanjut TB Hasanuddin, yang merupakan politisi PDI Perjuangan, rangkap jabatan ini menunjukan bahwa regenerasi di tubuh TNI tidak berjalan mulus. Atau, jabatan tertentu masih diintervensi oleh kepentingan politik tertentu, sehingga sulit mencari penggantinya yang cocok dari sisi politis, bukan lagi kepentingan organisasi profesional.
"Agar rasa keadilan jabatan dan kegelisahan tidak berlarut larut, sebaiknya Presiden SBY segera mengisi jabatan Sekjen dalam waktu segera. Kalau tidak, maka kegelisahan dan ketidakpastian akan semakin meresahkan," demikian TB Hasanuddin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: