"Pemimpin mendatang harus bisa mambawa Negara kita maju secara merata tanpa ada korupsi," ujar Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Ali Masykur Musa dalam orasinya pada Peringatan HUT ke-2 Penerus Perjuangan Perintis Kemerdekaan Indonesia (PPPKI) di Makassar (Senin, 27/1).
Ali Masykur seperti dalam keterangan persnya, menggambarkan kondisi kepemimpinan bangsa saat ini dengan sebutan "3 Tuna". Yang pertama, adalah "Tuna Kepemimpinan". Menurut Cak Ali, tokoh yang hadir ditengah masyarakat saat ini seringkali memiliki etos kebangsaan yang tipis. Umumnya karena para tokoh tersebut muncul secara instan tanpa memiliki rekam jejak pengalaman yang mumpuni.
"Seorang pemimpin tentunya harus memiliki kepemimpinan yang kuat. Pemimpin terlahir dari sebuah proses yang panjang dan tidak mudah. Seperti para pejuang kemerdekaan, pemimpin berangkat dari bawah, bukan tiba-tiba muncul dengan pencitraan semata," ujarnya.
Kedua, adalah "Tuna Visi". Menurut Cak Ali, seorang pimpinan harus mempunyai visi misi yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa. Ketimpangan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia tidak akan berakhir selama pemimpin yang ada tidak memiliki visi misi perubahan untuk Indonesia yang maju secara merata.
"Visi misi seorang pemimpin harus terlahir dari pandangan terhadap realitas kehidupan masyarakat. Bukan mengawang di langit, tetapi merangkum seluruh masalah kebangsaan dengan menyelam kedalam tubuh masyarakat bawah. Visi misi harus jelas sasarannya dan konkrit," jelas Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini.
Yang ketiga, disebut Cak Ali sebagai "Tuna Komitmen". Ditengah berbagai macam masalah yang mendera bangsa, Ketua Umum Ikatan Sarjana NU ini menyatakan bahwa pemimpin wajib memiliki komitmen untuk selalu berada disisi masyarakat.
"Yang terjadi saat ini adalah rakyat merasa kehilangan pemimpinnya. Negara sering tidak hadir ketika rakyat menghadapi masalah. Hal ini harus diubah. Seorang pemimpin bukan berpikir bagaimana cara menguasai dan memperkaya diri. Tetapi harus fokus melayani masyarakat," tegas Calon Presiden yang mengusung visi Indonesia Adil, Makmur, dan ber-Martabat ini.
[dem]
BERITA TERKAIT: