"Dari sisi komunikasi politik terlihat bahwa Anas sangat benci dengan Pak SBY," ujar pakar komunikasi politik Prof. Tjipta Lesmana dalam diskusi Indonesia Lawyers Club yang disiarkan
live salah satu stasiun televisi swasta nasional, malam ini (Selasa, 14/1).
Penyebutan nama SBY oleh Anas menurut Prof. Tjipta, dimaksudkan agar publik selalu ingat bahwa ada peran SBY dalam kasus dugaan korupsi yang melilitnya.
"ini menunjukkan di mata Anas penahanannya karena tindakan Pak SBY," katanya.
Selain berterima kasih, Anas menyebut penahanannya merupakan kado tahun baru 2014 bagi SBY. Menurut Prof Tjipta, ucapan Anas itu memperkuat makna bahwa Anas dipenjara gara-gara SBY.
"Itu sindiran sadis," demikian Prof. Tjipta.
[dem]
BERITA TERKAIT: