Demikian disampaikan Kepala Badan National Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, saat memberi Kuliah Perdana bagi 500 orang mahasiwa baru pada seluruh Fakultas di Universitas Bung Karno (Senin, 13/1).
Menurt Jumhur, kemajuan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh individu saja melainkan juga perlu intervensi negara. Intervensi ini perlu untuk menciptakan kebijakan ekonomi yang kondusif dalam mendorong orang-perorang, kelompok dan seluruh komponen bangsa ini berperan serta dalam arah kemajuan.
"Kebijakan ekonomi harus bertemu dengan hasrat masyarakat yang ingin maju," tegasnya.
Jumhur menilai, jika negara mampu memfasilitasi kebijakan yang mendorong perluasan partisipasi publik dalam berusaha maka akan banyak lapangan kerja tercipta di dalam negeri. Dan itu berarti negara tidak perlu menempatkan kaum perempuannya untuk bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di luar negeri.
"Tempat untuk kaum perempuan adalah bersama anaknya di rumah dan membesarkan mereka dengan kasih sayang," tegas Jumhur.
[ysa]