Universitas Haluoleo Jadikan Ilmu Kemaritiman Mata Kuliah Wajib

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 06 Januari 2014, 13:18 WIB
Universitas Haluoleo Jadikan Ilmu Kemaritiman Mata Kuliah Wajib
rmol news logo . Universitas Haluoleo (UHO) Kendari memasukkan mata kuliah Ilmu Kemaritiman sebagai mata kuliah wajib untuk seluruh jenjang pendidikan di UHO dari S1 hingga S3.

Hal ini dilakukan setelah UHO melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara yang digagas bersama TNI AL, Indonesia Maritime Insitute (IMI) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Mata kuliah ini perlu untuk mulai menanamkan pemahaman maritim ke seluruh mahasiswa UHO agar nanti bisa melahirkan pemimpin-pemimpin nasional yang bervisi maritim," kata Rektor UHO Prof. Usman Rianse.

Menurut Usman, UHO akan menggandeng para pakar kemaritiman, TNI AL, IMI dan KKP untuk menuspport tenaga pengajar tentang ilmu kemaritiman disamping memberdayakan dosen-dosen UHO.

"Semangat Kemaritiman haru mulai menggema dari Sulawesi Tenggara," kata sang Rektor.

Direktur Eksekutif IMI, DR. Y. Paonganan memberikan apresiasi atas inisiatif Rektor UHO. "IMI akan memberikan support paraktisi IMI untuk menjadi dosen tamu demi keberhasilan program UHO tersebut," ujarnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA