Peringatan untuk Ahok: Kalau Takut Sama Pengusaha Mobil, Jangan Rakyat Dikorbankan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 28 Desember 2013, 10:41 WIB
Peringatan untuk Ahok: Kalau Takut Sama Pengusaha Mobil, Jangan Rakyat Dikorbankan<i>!</i>
ahok/net
rmol news logo . Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tajhja Purnama, diminta tidak membuat rakyat menderita dengan kebijakan mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).

"Kalau takut sama pengusaha mobil, jangan rakyat dikorbankan," kata tokoh oposisi, Sri Bintang Pamungkas, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 28/12).

Pernyataan Sri Bintang ini terkait dengan rencana Ahok, begitu Basuki disapa, yang mau mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM) di DKI Jakarta. Ahok mengatakan bahwa pencabutan subsidi BBM premium ini merupakan solusi efektif mengurai kemacetan.

Sri Bintang pun menegaskan, bila mau mengurangi jumlah mobil di Jakarta, maka mencabut subsidi BBM bukanlah solusi.

"Kasih pajak tinggi  pada mobil. Bukan Harga BBM yang dinaikkan," kata Siri Bintang, yang juga pendiri Partai Uni Demokasi Indonesia di era Soeharto berkuasa, dan pernah menjadi tahanan politik.

Sri Bintang mengingatkan, kebijakan mencabut subsidi BBM juga akan sangat berdampak pada masyarakat. Hal ini akan menaikkan biaya produksi, dan di saat yang sama akan memicu inflasi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA