"Kehadiran Jokowi mungkin membuat pusing para capres lain," kata Gurubesar ilmu politik dari Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 24/12).
Namun demikian, Maswadi mengingatkan agar Jokowi ingat dengan komitmennya kepada warga Jakarta. Ia datang ke Jakarta, setelah meninggalkan tugas sebagai walikota Solo, karena mau membereskan semua persoalan di ibukota.
"Karena itu, idealnya Jokowi tidak tinggalkan Jakarta. Kedatangan ia ke Jakarta untuk menjadi gubernur, bukan menjadi presiden," ungkap Maswadi.
Sambil membereskan Jakarta, masih kata Maswadi, Jokowi bisa belajar untuk menjadi pemimpin nasional dalam pilpres berikutnya. Apalagi saat ini, perilaku Jokowi juga belum mencerminkan sebagai sosok yang layak menjadi kepala negara.
"Sebagai gubernur, ia bisa bebas bergaul. Itu baik Namun ketika jadi presiden, tidak bisa begitu. Dia harus ikut protokoler kepresidenan. Makanya dia belajar dulu di Jakarta," demikian Maswadi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: