DPR Minta Dua Direktur Lain BKI yang Terbukti Main Golf Juga Dipecat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 23 Desember 2013, 11:16 WIB
DPR Minta Dua Direktur Lain BKI yang Terbukti Main Golf Juga Dipecat
rmol news logo . Menteri BUMN Dahlan Iskan diminta memberi sanksi kepada dua direktur Biro Klasifikasi Indonesia (BKI yang bermain golf pada saat jam kerja.

"Keempat direksi harus dipecat semua karena mereka saling melapor main golf. Ini sudah tidak sehat sesama direksi. Bukan hanya BKI saja, tapi larang main golf harus diberlakukan semua jajaran direksi BUMN," kata Ketua Komisi VI DPR, Airlangga Sutarto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 23/12).

Belakanga, ada bukti keterlibatan main golf bukan hanya Dirut Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Ibnu Wibowo dan Direktur Keuangan dan SDM Anang Sundana. Direktur Tekhnik Imam Satria Utama dan Direktur Pengembangan Usaha Ibrahim Gouse juga diduga turut bermain golf di lapangan golf Renbow Hill di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 6 Agustus 2013.

Menurut Airlangga, kelakuan para direksi ini tidak pantas bermain golf pada saat kerja. Apalagi BKI yang merupakan perusahaan pelat merah harus memberikan contoh yang baik pada masyarakat.

"Jangan sampe masyarakat kehilangan kepercayaan pada perusahaan BUMN ini," ujarnya, sambil menyarankan pada Kementerian BUMN sebagai pengganti direksi diisi oleh pejabat karir  BKI yang masih muda-muda untuk menempatkan posisi direksi.

"Kalau masih muda kan masih enerjik dan pekerja keras. Dan mereka lebih tahu seluk beluk bisnis di BKI sendiri," demikian Airlangga.

Ibnu Wibowo dan Anang Sundana resmi dicopot dari jabatannya oleh Dahlan Iskan karena terbukti bermain golf di jam kerja. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA