Saan Mustopa: Pengobatan Gratis bagi Warga Harus Terus Dilakukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 21 Desember 2013, 14:08 WIB
Saan Mustopa: Pengobatan Gratis bagi Warga Harus Terus Dilakukan
rmol news logo . Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang belum dapat menjangkau seluruh warga, terutama masyarakat di pedesaan. Karena itu kehadiran puskesmas keliling maupun pengobatan grstis sangat penting sebagai bagian dari penyediaan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

"Pelayanan kesehatan belum menyentuh secara menyeluruh ke kantong-kantong masyarakat," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa, dalam acara pengobatan gratis di Desa Purwasari, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (21/12).

Saan mengisi masa resesnya dengan menggelar pengobatan gratis untuk masyarakat Karawang, yang merupakan daerah pemilihannya saat pemilu legislatif. Kegiatan sosial semacam ini sudah berulangkali dilakukan Saan dalam masa reses hampir lima tahun terakhir.

"Meski pun sudah ada puskemas, namun kehadiran pengobatan gratis ternyata masih sangat dibutuhkan. Pola pikir yang harus dibangun adalah bagaimana mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat, bukan sebaliknya masyarakat yang mendatangi tempat-tempat pelayanan kesehatan seperti puskemas," papar Saan.

Menurut Saan, masyarakat selama ini menghadapi banyak kendala untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, mulai dari masalah transportasi, biaya pengobatan hingga ketersediaan tenaga dan alat medis. Tidak hanya itu, lanjut Saan, masyarakat seringkali tidak mendapatkan pelayanan kesehatan karena belum semua warga miskin mendapat jaminan kesehatan (Jamkes).

Saan pun mengusulkan untuk menghadirkan puskemas keliling yang langsung mendatangi rumah-rumah warga. Pemerintah Daerah, lanjut Saan, perlu menyediakan anggaran untuk mewujudkan puskesmas keliling agar masyarakat di pelosok desa bisa menikmati layanan kesehatan.

"Selagi itu belum ada, kita berupaya sebisanya untuk ikut membantu dalam hal kesehatan. Kebetulan banyak teman dokter yang juga berjiwa sosial. Untuk obat, saya dibantu seorang teman, dari pabrik obat-obatan di Surabaya," kata Saan.

Pada bulan Januari 2014, kata Saan, dirinya akan menggelar kembali pelayanan kesehatan gratis berupa cek kesehatan darah tinggi dan diabetes. Menurutnya, banyak warga Karawang terutama di Desa Purwasari mengidap sakit darah tinggi dan diabetes.

"Ke depan akan ada penyuluhan untuk penyakit darah tinggi dan deabetes. Banyak penyakit di kampung yang secara ekonomi sangat kurang, sehingga mereka seringnya hanya makan dengan garam atau ikan asin," kata Saan.

Dalam acara pengobatan gratis itu, beberapa warga terdiagnosa mengidap penyakit yang membutuhkan penanganan secara khusus seperti kelenjar getah bening dan papiloma. "Kalau penyakit yang berat akan kita rujuk ke rumah sakit, kita akan bantu kalau memang berasal dari keluarga tidak mampu," ujarnya.

Saan mengatakan, sekali pun nantinya ada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis harus tetap digelar. "Kita harus tetap jalankan pengobatan gratis karena belum tentu (BPJS) bisa menjangkau semuanya. Menggelar pengobatan gratis tidak membutuhkan biaya besar," ujarnya dalam pegobatan gratis yan sejak dimulai pukul 10:00 WIB sudah sekitar 200 warga telah menikmati layanan pengobatan gratis dan diperkirakan mencapai 700 warga pada sore nanti. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA