IMI Uji Coba Luncurkan Perahu Terbang Gever-Os

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 18 Desember 2013, 09:29 WIB
IMI Uji Coba Luncurkan Perahu Terbang Gever-Os
imi/net
rmol news logo . Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menjadi wilayah maritim yang luas. Dengan garis pantai 91.000 kilometer, Indonesia pun memiliki potensi geografis yang sangat besar.

Namun demikian, tidak sedikit masalah muncul karena luasnya wilayah maritim Indonesia. Antar pantai pada setiap pulau belum dapat terkoneksi secara keseluruhan, terutama antar pulau-pulau terluar. Di saat yang sama, kondisi perairan dan teknologi transportasi laut masih menjadi kendala.

"Karena itu, upaya merangkai keterhubungan antar pulau-pulau dalam satu kesatuan maritim dan kepulauan yang padu sebagaimana Deklarasi Juanda pada 1957 lalu menjadi sebuah keniscayaan yang belum dapat terwujud secara utuh," kata Direktur Institut Maritim Indonesia (IMI), Y Paonganan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 18/12).

Masalah-masalah tersebut, kata Paonganan, mendorong Institut Maritim Indonesia (IMI) untuk mengambil peran dalam setiap usaha dan riset utk mengembangkan wahana alat transportasi laut. Salah satunya meneliti wahana transportasi laut.

"Sejak awal 2013, IMI telah memulai riset wahana transportasi laut dengan mengembangkan teknologi yang mengoptimalkan efek permukaannya, yakni perahun terbang, atau flyingboat," ungkap Paonganan.

Masih kata Paonangan, flyingboat atau perahu terbang yg sedang diriset dan dikembangkan IMI dalam setahun terakhir ini, berteknologi "Ground Effect Vehicle Enhance Revolution Ordinary Ship (GEVER-OS)". Teknologi ini merupakan teknologi yang dikembangkan dari konsep memadukan pesawat ringan dan speedboat.

"Penelitian ini masih berlangsung dan akan berakhir pada April tahun depan dimana akan diluncurkan Prototipenya. Pada saat ini sudah mencapai tahapan pembuatan model skala 1:5. Model skala ini merupakan salah satu proses tahapan riset yang harus ditempuh sebelum dibuat prototipenya," tegas Y Paonganan.

Prototipe yang sedang didesain dan pilihan teknologi, lanjutnya, diharapkan mampu menjawab tantangan-tantangan sebagaimana diatas. Dengan demikian nantinya kita memiliki wahana transportasi laut yang hemat bahan bakar, memiliki kecepatan tinggi, diatas kecepatan perahu atau/speedboat konvensional, serta mampu terbang diatas permukaan laut dalam ketinggian 150 meter.

Hari ini, uji coba peluncuran  "flyingboat GEVER-OS" digelar di International Sport club Indonesia (ISCS) Situ Gintung, Ciputat, Tangerang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA