"Penghentian kerja sama ini bukan karena Lemsaneg tidak memiliki kapasitas untuk mengamankan data tetapi publik mempertanyakan netralitas Lemsaneg sebagai bagian dari eksekutif. Kami tidak ingin menjadi kontraproduktif bagi kemajuan demokrasi," ujarnya dalam keterangan pers (Kamis, 28/11).
Menurut Joko, keraguan publik bahwa Lemsaneg berpotensi tidak netral jika ikut dalam pengamaman data kepemiluan adalah sesuatu yang sangat prinsip.
Joko menegaskan pihaknya telah menarik diri dari penyelenggaraan Pemilu 2014.
"Penghentian kerja sama ini bukan karena Lemsaneg tidak memiliki kapasitas untuk mengamankan data tetapi publik mempertanyakan netralitas Lemsaneg sebagai bagian dari eksekutif. Kami tidak ingin menjadi kontraproduktif bagi kemajuan demokrasi," ujarnya.
Menurut Joko, keraguan publik bahwa Lemsaneg berpotensi tidak netral jika ikut dalam pengamaman data kepemiluan adalah sesuatu yang sangat prinsip. Karena itu pihaknya menarik diri dari kerja sama tersebut.
"Itu sesuatu yang prinsip bagi kami. Lemsaneg tidak pernah dan tidak akan pernah memihak kepada kekuatan politik manapun," tegasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: