Menurut kader muda PDI Perjuangan, Beathor Suryadi, ada acara lain bagi Australia untuk membuktikan diri sebagai sahabat yang baik. Caranya, dengan membuka isi sadapan kepada publik Indonesia.
"Kalau Australia buka isi penyadapan dan itu membongkar kejahatan maka rakyat Indonesia bisa bilang bahwa Australia adalah sahabat yang baik," kata Beathor, yang merupakan aktivis di era-1980-an, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 25/11).
Bagi Beathor sendiri ada catatan menarik dengan aksi penyadapan ini. Pertama, misi penyadapan Australia adalah terkait dengan kelompok teroris, jaringan narkoba dan juga koruptor. Lantas, pertanyaan kemudian, mengapa SBY, Ani Yudhyono dan juga sejumlah anggota kabinet disadap.
"Apakah ini bagian dari mafia proyek anggaran yang disebut George Aditjondro sebagai Gurita Cikeas?" tanya Beathor.
Hal lain yang juga menarik, masih kata Beathor, aksi penyadapan itu dilakukan sebelum Pilpres 2009. Belakangan, di luar konteks penyadapan, kemudian muncul nama-nama yang cukup menghebohkan seperti Bunda Putri dan Sengman.
"Bila Australia membuka isi sadapan, maka Australia adalah sahabat yang baik karena menyelamatkan Bangsa kami," demikian Beathor.
[ysa]
BERITA TERKAIT: