Informasi yang diperoleh mengatakan bahwa sejak kasus ini muncul ke permukaan, Ustad Hilmi setidaknya sudah dua kali bertemu dengan SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.
Teguran Ustad Hilmi itu tak lama setelah putranya, Ridwan Hakim, menyebutkan keterlibatan Sengman Tjahja.
Ridwan Hakim dalam sebuah persidangan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa sepengetahuannya Sengman adalah utusan SBY.
Tak lama setelah kehebohan itu, muncullah tokoh baru dalam sengkarut kasus daging sapi impor ini. Tokoh baru itu adalah Bunda Putri alias Non Saputri.
Menyusul kehebohan itu, Ustad Hilmi sempat meminta waktu bertemu SBY. Dalam pertemuan itu, Ustad Hilmi bertanya mau dikemanakan arah kasus daging sapi impor ini.
Ustad Hilmi juga disebutkan meminta Presiden SBY membatu proses pemeriksaan dengan menghadirkan Sengman.
"Dimana Sengman sekarang. Suruh dia keluar menyodorkan dirinya," demikian kira-kira pernyataan Ustad Hilmi.
Hingga sekarang Sengman masih menjadi semacam misteri. Pengadilan Tipikor belum bisa mendengarkan keterangannya.
Juga banyak kalangan yang bertanya-tanya mengapa KPK tidak memeriksa Sengman sebelum melimpahkan kasus ini ke Pengadilan Tipikor.
[dem]
BERITA TERKAIT: