Ketua PDIP Jakarta Sarankan Jokowi Laporkan Hasil Kerja pada Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 20 November 2013, 17:42 WIB
Ketua PDIP Jakarta Sarankan Jokowi Laporkan Hasil Kerja pada Rakyat
boy sadikin/net
rmol news logo . Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo disarankan mengumumkan hasil kerjanya selama ini. Misalnya soal kebijakan, prosesnya seperti apa dan hasilnya bagaimana.

"Hambatan-hambatan dalam pelaksanaannya juga harus dibuka kewarga DKI Jakarta," kata Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadikin, beberapa saat lalu (rabu, 20/11).

Menurut putera sulung mantan gubernur DKI Ali Sadikin ini, laporan  setiap kebijakan, hasil, dan hambatan wajib dilaporkan kepada warga DKI Jakarta. Dengan laporan ini masyarakat dapat menilai secara objektif hasil kerja gubernur selama ini.

"Karena Jokowi merupakan gubernur yang dipilih rakyat. Jadi masyarakat berhak mendapatkan penjelasan langsung dari gubernur, sehingga masyarakat dapat menyimpulkan sendiri kinerja gubernur," bebernya.

Selama ini lanjut politisi yang segera dilantik menjadi Wakil ketua DPRD DKI ini gubernur memang selalu menyampaikan laporan keterangan dan pertanggungjawaban (LKPJ) setiap tahun, namun itu ditujukan kepada anggota DPRD dalam rapat paripurna.

"Yang kita sarankan agar Jokowi menyampaikan hasil kerja secara langsung kepada masyarakat. Seperti APBD yang ditempelkan di pos-pos RW, agar masyarakat bisa jelas mengetahui," ujarnya lagi.

Pertanggungjawaban langsung kepada warga DKI Jakarta  menjadi realisasi janji Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk transparan, dari sisi kebijakan, pelaksanaan dan pengunaan anggaran. Boy berharap Laporan Pertanggungjawaban Tahunan langsung kepada warga DKI Jakarta, dapat direalisasikan oleh gubernur DKI Jakarta.

"Semakin detil laporannya, semakin bagus. Kalau memang perlu, laporan kerja setiap dinasnya juga ada. Jadi kedepan masyarakat bisa lebih peduli kemana digunakannya anggaran, keberhasilan dan kekurangannya apa, serta hambatannya," tegasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA