DPR Minta Dirjen Perhubungan dan Kementerian PU Antisipasi Perubahan Cuaca

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 19 November 2013, 15:27 WIB
DPR Minta Dirjen Perhubungan dan Kementerian PU Antisipasi Perubahan Cuaca
Michael Watimhena/net
rmol news logo Wakil Ketua Komisi V DPR Michael Watimhena meminta Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum mengantisipasi perubahan cuaca guna memaksimalkan keselamatan pengguna transportasi masal.

"Khususnya dirjen perhubungan udara, laut dan darat harus koordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi perubahan cuaca. Dan Kementerian Pekerja Umum harus segera turun daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor. Sehingga penumpang yang mengunakan peswat terbang, kapal laut agar tidak terganggu jadwal perjalanannya," katanya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/11).

Dia katakan belakangan ini cuaca tanah air kurang menentu. Musim hujan diiringi angin kencang sudah melanda berbagai daerah. Akibatnya alat transportasi baik udara, laut dan darat mulai terganggu jadwal perjalanannya lantaran cuaca. Disisi lain jalan-jalan utama sudah mulai ada yang tergenang air, banjir, bahkan ada juga tertimbun tanah longsor.

"Kita harapkan penumpang yang mengunakan pesawat terbang dan laut bisa memahami perubahan cuaca. Tentunya untuk mengantisipasi kekecewaan penumpang akibat perubahan jadwal perjalanan. Dan penguna jalan tidak terganggu akibat tanah longsor dan banjir," tambah politisi Demokrat asal Papua Barat ini.

Khusus Kementerian Pekerjaan Umum, Michael meminta segera menintruksikan dinas-dinas terkait di daerahnya meninjau daerah-daerah yang dianggap rawan banjir dan longsor.  Bahkan dalam waktu dekat dirinya juga bersama jajaran komisi V akan melakukan kunjungan pesipik untuk meninjau daerah-daerah yang dianggap rawan longsor dan banjir.

"Semua harus kita antisipasi, khususnya jajaran Kementerian Pekerjaan Umum segera melakukan antisipasi agar dampak dari perubahan cuaca mendatang tidak terlalu besar. Karena diperkirakan pertengahan November 2013 hingga Januari 2014 hujan dan cuaca tidak menentu," tegas Michael. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA