"Kami sangat menyayangkan sikap kepolisan yang sewenang-wenang dan tidak bersahabat itu," ujar Wasekjen Bidang Hukum dan Advokasi DPP IMM Ahmad Fauzi Syahputra di Jakarta, Senin (18/11).
Pagi tadi (Senin, 18/11), sebanyak 9 orang aktivis IMM Bima ditangkap oleh kepolisian saat menggelar aksi terkait tuntutan pencabutan izin hotel Kalaki Beach di Bima. Hotel itu sudah membuat warga resah karena diduga dijadikan tempat prostitusi dan tarian erotis.
Akibat benterok itu juga, sebanyak 10 motor rusak, 1 mobil kacanya pecah, 2 orang terkena tembakan, 2 orang aktivis Immawati terluka dan puluhan luka-luka.
Menurut Fauzi, kepolisian sebagai mitra publik seharusnya bersama-sama dengan masyarakat memberantas maksiat atau penyakit masyarakat yang kian marak, bukan malah sebaliknya.
"Ini seolah-olah pihak polisi jadi pengaman pengusaha hotel yang membuat resah itu," tandas Fauzi.
[rus]
BERITA TERKAIT: