"Ini adalah preden buruk dan bisa berakibat fatal," kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Indonesia, Said Salahudin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 18/11).
Dengan cara ini, Said yakin pengawas Pemilu di daerah akan mengikuti sikap Muhammad. Dengan demikian, setiap kali ada temuan atau laporan suap kepada penyelenggara Pemilu, mereka juga akan menyelesaikan kasus itu dengan cara yang sama, yaitu memaafkan pelakunya.
"Kalau logika berpikir Ketua Bawaslu itu diikuti, lantas apa pentingnya hukum? Buat apa kita punya KPK?" tegas Said.
Beberapa waktu lalu, Muhammad mengaku ada salah seorang utusan ketua partai politik tertentu yang mau mengirimkan mobil camry ke rumahnya. Namun hingga kini Muhammad bisa mengungkap secara terbuka dan transparan siapa ketua partai yang dimaksud.
[ysa]
BERITA TERKAIT: