Demikian disampaikan Senator Jaringan Aktivis Pro-Demokrasi, Moh Jumhur Hidayat, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 15/11).
Tentu saja, kata Jumhur, sikap Geert Wilders, orang yang disebutnya idiot itu, tidak sejalan dengan semangat globalisasi yang sedang dikawal dengan baik oleh masyarakat dunia. Pemikiran Geert Wilders sangat bodoh, bahkan untuk sekedar membaca trend demografi dan ekonomi dunia saja tidak bisa, dengan menyebut perlunya Zionisme Eropa.
"Dia tidak paham bahwa penduduk asli Eropa itu semakin tidak produktif dan ekonominya mau bangkrut," tegas Jumhur, yang dikenal sebagai aktivis mahasiswa di era 1980-an dan pernah dimasukkan ke dalam penjara oleh rezim Orde Baru.
Jumhur mengingatkan, bila saja negara-negara Asia menarik investasinya di Eropa, termasuk menarik surat utang di Eropa, maka sekaratlah Eropa. Maka dalam hal ini, sikap Wilders bukan saja merugikan Belanda, tapi juga sangat merugikan diplomasi Uni Eropa.
"Karena itu, agar Eropa berhasil menghindar dari kebangkrutan, maka sebaiknya orang Eropa tidak memilih partai-partai seperti yang dipimpin Wilders ini, yaitu Partai Kebebasan Belanda," tegas Jumhur.
[ysa]
BERITA TERKAIT: