Hal ini disampaikan caleg PAN untuk DPR RI dari di daerah pemilihan Sumatera Utara I Abdullah Rasyid dalam keterangan yang diterima redaksi (Rabu, 6/11). Anak buah Hatta Rajasa yang mencalonkan diri untuk merebut kursi DPRD Kota Medan, kata Rasyid, harus membangun tandem dengan caleg yang berasal dari satu partai.
Hal yang sama telah disampaikan Rasyid ketika berbicara di dalam pembekalan caleg PAN untuk DPRD Medan di Hotel Garuda Plaza, Jalan Sisingamangaraja, Medan (Selasa, 5/11).
“Bertandem antara DPRD Kota dengan DPRD Provinsi dan DPR RI itu harus
in line. Jangan beda parpol karena dalam kode etik itu tidak diperbolehkan berselingkuh,†kata Staf Khusus Menko Perekonomian itu.
Rasyid juga membuka diri bagi caleg DPRD Kota Medan yang ingin bertandem dengan dirinya selama caleg DPRD Kota Medan itu punya prinsip dasar pemenangan yang terukur, rasional, terstruktur dan berbasiskan data.
Hal lain yang disampaikan Raysid, caleg tidak bisa sekadar menduga-duga dukungan tanpadata valid.
“Kalau disebut punya dukungan seribu orang, maka harus ada datanya yang mana seribu itu dan siapa saja orangnya,†ujar mantan Ketua Barisan Muda (BM) PAN itu.
Untuk mendapatkan data yang realistis, sambungnya, khusus caleg tingkat kabupaten/kota harus punya tim pemenangan minimal 100 orang. Tim ini setiap hari bertugas menyebarkan kartu nama, poster, juga bertegur sapa dengan masyarakat.
"Jika tidak punya, jangan harap bisa terpilih. Sebab, dalam kompetisi politik tidak ada juara harapan, yang ada hanya menang dan kalah," demikian Rasyid.
[dem]
BERITA TERKAIT: