
Gabungan Komite Nasional Gerakan Buruh (KNGB) sedang menyiapkan laporan kasus kekerasan yang dialami buruh di Bekasi pada saat mogok nasional, Kamis (31/10) pekan lalu, ke serikat buruh internasional.
Kepastian mengenai rencana tersebut disampaikan anggota KNGB Said Iqbal dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, Selasa (5/11).
"Apalagi masih ada tiga orang kritis dirawat di Rumah Sakit Hosana Medica, Bekasi, dua di antaranya Rohmat harus dioperasi senilai Rp 400 juta akibat pecah tulang kepala dan Ade Nurdin setiap tiga jam sekali muntah darah," kata Said.
Dijelaskan, laporan terkait kekerasan buruh yang dilakukan anggota ormas Pemuda Pancasila kepada serikat buruh internasional adalah lanjutan dari permintaan kepada Mabes Polri untuk mengusut kasus kekerasan tersebut.
Said, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), kembali menegaskan bila ada seorang saja anggota serikat buruh meninggal, serikat buruh akan melakukan langkah hukum dan perlawanan total.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: