Pra Kondisi Aksi Mogok Nasional Tiga Juta Buruh Terus Digelar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 30 Oktober 2013, 06:18 WIB
Pra Kondisi Aksi Mogok Nasional Tiga Juta Buruh Terus Digelar
ilustrasi/net
rmol news logo . Aksi pemanasan dan pra kondisi menuju aksi mogok nasional pada tanggal 31 Oktober dan 1 November terus digelar dan dimatangkan. Dalam aksi ini sekitar tiga juta buruh dari sekitar 20 provinsi dan 150 kabupaten/kota akan turun ke jalan.

Hari ini (Rabu, 30/10), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Inddonesia (KSPI), Said Iqbal, akan menggelar jumpa pers untuk  menjelaskan tempat, isu mogok nasional dan lain-lain yang berkenaan dengan aksi ini. Jumpa pers ini, seperti biasa, akan dilaksanakan di Hotel Mega Proklamasi.

Iqbal mengatakan, pada Selasa kemarin (28/10), sepuluh ribu buruh sudah melakukan aksi di KBN Cakung dan Industri Pulogadung. Sementara, masa terbanyak ada di Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung. Di Bandung Raya ini, 50 ribu turun ke jalan.

Sementara di Jakarta, ribuan buruh juga sudah menggelar aksi di Balaikota, dan mereka menolak penetapan Kehidupan Layak Jakarta (KHL) DKI Jakarata sepihak yang dilakukan pemerintah dan Apindo. KHL DKI di 2014 ditetapkan hanya sebesar Rp 2.299.860.

Menurut Iqbal, hasil KHL yang disetujui pemerintah dan Apindo ini ilegal. Sebab, semua anggota dewan pengupahan DKI  dari unsur buruh walkout dari pertemuan dewan pengupahan dan tidak dihadiri oleh unsur akademisi, disamping itu dikarenakan, Perhitungan tersebut mengunakan rata-rata KHL 2013 yang seharus mengunakkan metode regresi KHL sampai dengan Desember 2014. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA