Begitu disampaikan Koordinator Sukarelawan Indonesia untuk Perubahan (SIPerubahan), Dimas Oky Nugroho dalam pernyataan sikap yang diterima redaksi, Senin (28/10). Pernyataan sikap "Anak Muda Indonesia Ingin Perubahan" ini mewakili ratusan anak muda yang tergabung dalam SIPerubahan.
Ditegaskan, pemuda harus bersatu untuk melawan berbagai tantangan tersebut. Dengan momentum 85 tahun Sumpah Pemuda, anak muda Indonesia harus menyatukan komitmen demi perubahan bangsa yang lebih baik.
"Komitmen itu harus diwujudkan dengan persatuan, karena hanya dengan persatuan kita mampu membangun kekuatan. Kita jangan mau tercerai berai. Satukan tekad bersama dengan identitas kebangsaan bernama "Indonesia". Musuh bersama kita adalah ketidakadilan dan kesenjangan,†ujarnya.
Masih dikatakan Dimas, SIPerubahan berikhtiar untuk terus mendorong agar komitmen keIndonesiaan secara utuh akan terwujud. Ia berharap dalam tahun politik 2014 nanti, anak muda bisa mendesak elit-elit politik untuk tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri atau kelompoknya. Anak muda juga harus mampu mencegah dalam dirinya terjebak dalam partikularisme politik.
Tahun 2014 adalah pesta demokrasinya rakyat. Dalam titik inilah peranan anak muda sebagai segmen pemilih terbesar menjadi signifikan dan diharapkan mampu mendorong perubahan Indonesia. Badan Pusat Statistik menyebut jumlah pemuda di Indonesia kurang lebih 69 juta atau 25 persen jumlah penduduk di Indonesia.
"Kita harus belajar dari pengalaman para pendiri bangsa yang berhasil bersatu dalam bingkai Indonesia. Kepentingan Indonesia hari ini adalah mempersatukan kepentingan nasional dimana bangsa ini harus mandiri secara ekonomi, otonom dalam politik dan berkarakter secara berbudaya," tutup Dimas.
[dem]
BERITA TERKAIT: