Pemuda Harus Kembali ke Laut dan Jadikan Indonesia sebagai Negara Maritim

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 28 Oktober 2013, 09:37 WIB
Pemuda Harus Kembali ke Laut dan Jadikan Indonesia sebagai Negara Maritim
paonganan/net
rmol news logo . Secara geografis, Indonesia didominasi oleh laut. Dan di laut juga, banyak kekayaan alam yang tersimpan dan belum tergali. Karena itu momentum 85 tahun Sumpah Pemuda, harus dijadikan waktu yang tepat oleh generasi muda untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh dan diperhitungkan dunia.

"Kami meminta kepada para pemuda bangsa ini bersatu untuk menjadikan Indonesia negara maritim yang tangguh, karena kejaayaan maritm berada di pundak anak-anak muda," Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI), Y Paonganan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 28/10).

Paonganan yakin jika pemuda bersatu untuk satu visi yang sama, yaitu visi maritim, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa luar. Dan pemuda juga harus sadar, potensi laut Indonesia sangat luar biasa, namun belum dikelola secara baik. Karena itu juga, Paonganan mengingatkan dan mengajak pemuda Indonesia yang rata-rata berhaluan GBHN, atau galau, brutal, hedon dan narsis, untuk kembali ke laut dan mencintai laut sebagai sumber kesejahteraan bangsa.

"Berikan aku 10 pemuda yang bervisi maritim, maka aku akan jadikan negara ini menjadi negara super power," ujarnya berseloroh, sambil mengatakan bahwa IMI sendiri sudah mempunyai Sumpah Pemuda Maritim yang perlu dipelajari oleh anak-anak muda bangsa.

Sumpah Pemuda Maritim itu; Kami pemuda dan pemudi Indonesia bervisi satu, visi maritim; Kami pemuda dan pemudi Indonesia berbudaya satu, budaya maritim; Kami pemuda dan pemudi Indonesia berstrategi satu, strategi maritim. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA