Jutaan Buruh Akan Mogok Nasional di Hari Sumpah Pemuda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 23 Oktober 2013, 07:22 WIB
Jutaan Buruh Akan Mogok Nasional di Hari Sumpah Pemuda
ilustrasi/net
rmol news logo . Rencana mogok nasional jutaan buruh sudah ditetapkan. Buruh akan memulai mogok nasional pada 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Mogok nasional ini akan berlangsung hingga 1 November.

"Tiga juta buruh akan mogok nasional di 20 propinsi serta 200 kabupaten atau kota," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), said Iqbal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 23/10).

Ada beberapa tuntutan buruh yang akan disampikan dalam acara mogok nasional ini. Diantaranya mendesak pemerintah agar menaikkan upah hingga 50 persen. Buruh juga mendesak agar pemerintah menghapus sistem tenaga kerja kontrak, yang bahkan masih ada di BUMN.

Selain itu, buruh juga  menolak Inpres No 9/2013 tentang Pengaturan Upah Minimum. Sebab  Inpres ini melanggar Konvensi International Labour Organization (ILO) No 87 dan No 98 serta bertentangan dengan UU No 21/2000 tentang serikat pekerja. Inpres ini juga berpotensi melanggar HAM karena dalam Inpres tersebut memerintahkan polisi turut campur dan terlibat dalam proses penetapan upah minimum.

Siang nanti, masih kata Iqbal, bertempat di Hotel Mega Cikini, KSPI akan menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers ini akan dipaparkan agenda mogok nasional tersebut. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA