"Pemerintah harus bisa ikut menyelesaikan kesenjangan dan suasana konfrontatif antara pengusaha dan buruh sehingga taraf kesejahteraan buruh meningkat," ujar dia dalam Dialog Kebangsaan dan Rembug 'Menggagas Indonesia Baru' di Istora Senayan Jakarta, Senin (21/10). Acara dihadiri 20 ribu buruh dan dihadiri tokoh nasional seperti Ketua KPK Abraham Samad, KSAD Jendral Budiman dan Ketua PGRI Sulistiyo.
Rizal menegaskan perlunya sharing growth dan sharing profit dari kekayaan alam Indonesia sehingga tidak hanya dinikmati oleh kalangan elite dan pengusaha semata, tapi juga dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia karena itu esensi dari ekonomi Pancasila.
Rizal yang merupakan capres paling ideal versi Lembaga Pemilih Indonesia mengajak kaum buruh untuk menghilangkan budaya feodalisme dan ikut memberantas korupsi karena dengan dua hal tersebut Indonesia menjadi negara miskin.
"Kesenjangan pengusaha dan buruh dapat diatasi apabila pemerintah menyediakan pangan murah, menyediakan fasilitas perumahan yang baik di sekitar lokasi pabrik-pabrik, dan menyediakan sarana transprotasi publik yang murah dan baik," pungkas Menko Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid itu.
[rus]
BERITA TERKAIT: