Bantahan SBY atas LHI Terlihat Reaktif, Emosional dan Lebay

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 11 Oktober 2013, 06:54 WIB
Bantahan SBY atas LHI Terlihat Reaktif, Emosional dan Lebay
presiden sby/net
rmol news logo . Presiden SBY, dalam membantah kesaksian Luthfi Hasan Ishaaq dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Kamis kemarin (10/10), terlihat sangat reaktif dan emosional. Dalam sidang itu, Luthfi mengatakan bahwa Bunda Putri merupakan orang dekat SBY.

"Publik akan menilai SBY, dengan meminjam bahasa anak muda sekarang, melihat lebay. Publik akan semakin tidak respek pada SBY," kata pengajar komunikasi politik di Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 11/10).

Ari sendiri tidak yakin bila Bunda Puteri itu merupakan sosok yang menjadi bagian dari lingkar dalam SBY. Dan tentu saja,  SBY juga pasti tidak sembarangan mengatur soal reshufle kabinet dengan melibatkan Bunda Puteri.

"Memang siapa Bunda Puteri itu? Menko bukan, menteri pun tidak. Atau jangan-jangan menjabat Pentil Kecakot alias penjaga tilpun kecamatan kota," ungkap Ari.

Ari, yang juga pengajar di Pasca Sarjana UI ini, juga mengatakan bahwa hampir semua tersangka kasus korupsi yang terancam hukuman berat selalu "bernyanyi" bahwa ada pihak lain yang lebih kuat atau lebih berpengaruh terlibat dalam kasusnya.

"Mana ada sih terdakwa yang masuk penjara tidak ngajak-ngajak pihak-pihak yang lain?" demikian Ari. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA