Kenaikan Harga BBM Ikut Pengaruhi Kenaikan Harga Hewan Kurban

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 10 Oktober 2013, 08:36 WIB
Kenaikan Harga BBM Ikut Pengaruhi Kenaikan Harga Hewan Kurban
ilustrasi/net
rmol news logo . Menjelang Hari Raya Idul Adha 1434 H yang kurang dari seminggu lagi, harga hewan kurban di berbagai daerah meningkat tajam. Bahkan di Banda Aceh, harga hewan kurban naik 40 persen.

Menurut salah seorang penjual hewan kurban di Banda Aceh, Bambang Mulia Utama, melonjaknya harga hewan kurban ini disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat.

Saat ini, katanya,  harga per ekor kambing lokal sudah berada pada kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, padahal sebelumnya dijual mulai Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta. Sementara untuk kambing jenis ottawa dijual Rp 3,5 juga hingga Rp 3,7 juta per ekor. Sebelumnya dijual pada kisaran Rp 3 juta.
 
Dia menerangkan, melonjaknya harga hingga mencapai 40 persen ini juga dipengaruhi oleh besarnya biaya yang dikeluarkan oleh peternak.

"Pasca naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) berpengaruh pada tingginya biaya produksi," kata dia, yang merupakan Pemilik UD Atjeh Live Stok Farm yang berlokasi di Bantaran Krueng Aceh, Limpok, sebagaimana dilansir JPNN (Kamis, 10/10).
 
"Harga pakan juga melonjak, belum lagi kalau kita berbicara ongkos angkut. Sebelumnya ongkos angkut per ekor hanya Rp 100 ribu, tapi sekarang sudah Rp 150 ribu," jelasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA