Ketua PDI Perjuangan: Struktur Partai Harus Dukung Jokowi Ciptakan Ibukota yang Pancasialis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 06 Oktober 2013, 19:13 WIB
Ketua PDI Perjuangan: Struktur Partai Harus Dukung Jokowi Ciptakan Ibukota yang Pancasialis
maruarar sirait/net
rmol news logo . Di Jakarta, PDI Perjuangan merupakan partai pemerintah. Jakarta dipimpin oleh Kader PDI Perjuangan, Joko Widodo, atau yang biasa disapa Jokowi.

Namun meski Jokowi kader PDI Perjuangan, kata Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Jokowi bukan hanya bapak bagi kader partai di Jakarta melainkan juga harus menjadi bapak bagi semua warga ibukota. Jokowi harus benar-benar menciptakan Jakarta sebagai kota yang Pancasialis, tanpa membedakan warga atas dasar agama, golongan, kelompok sosial, atau berbagai jenis klasifikasi sosial lainnya.

"Jokowi harus menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman bagi semua, serta mewujudkan birokrasi yang benar-benar melayani semua warga," kata Maruarar Siarit, usai Rakerdasus PDI Perjuangan Jakarta di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung Jakarta (Minggu, 6/10).

Maruarar pun mengapresiasi langkah-langkah Jokowi yang selalu turun ke bawah, dan mencari akar permasalahan di Ibukota. Dengan cara ini, Jokowi pun menemukan solusi untuk menuntaskan persoalan Ibukota.

Terkait dengan Rakerdasus, Maruarar juga mengingatkan Boy Bernadi Sadikin, yang dilantik menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggantikan Djarot Saiful Hidayat, untuk mendukung semua program pemerintah DKI Jakarta yang berpihak pada rakyat. PDI Perjuangan DKI Jakarta harus bersinergi dengan Pemda DKI Jakarta.

PDI Perjuangan di Jakarta, lanjut Ara, biasa Maruarar disapa, harus menjadi contoh, bagaimana tiga pilar partai saling mendukung satu sama lain. Ketiga pilar itu adalah pemerintahan di eksekutif, kader yang duduk di legislatif atau DPRD, serta kader partai yang ada di struktural organisasi.

Hal lain yang juga tak kalah penting dilakukan Boy, lanjut Ara, adalah mengkonsolidasikan semua struktur partai yang ada di tingkat DPC. Boy harus menjadi bapak bagi semua kader, anggota dan simpatisan partai, yang selalu mengayomi.

"Bila Pak Jokowi adalah bapak warga ibukota, Pak Boy adalah bapak PDI Perjuangan di Jakarta. Dibantu dengan kader yang ada di DPRD, harus saling mendukung membangun Jakarta sebagai kota yang Pancasilais," demikian Ara. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA