Usulan itu disampaikan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Djoko Santoso dalam dialog "TNI, Demokrasi dan Pemilu 2014" yang digelar Pergerakan Perhimpunan Indonesia di Jakarta, Jum'at (4/10).
"Jangan takut lah. Zaman sudah berubah, tentara punya orientasi profesional saat ini. Tentara punya hak politik, asal diatur dan diawasi dengan tepat," katanya.
Dia menegaskan, pelibatan TNI dalam Pemilu merupakan sebuah keniscayaan. Meski begitu, dia tetap berharap prajurit TNI yang terlibat dalam Pemilu mampu menjaga aspek netralitas kepada bangsa dan negara.
Tapi menurutnya, hak suara itu diberikan bukan pada Pemilu 2014. Melainkan, pada Pemilu 2019. [
zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: