"Kalau mesin pertumbuhan dunia sekarang di negara-negara maju mengalami perlambatan, maka kita harapkan kawasan Asia Pasifik merupakan motor atau
engine of growth dan menjadi kawasan yang lebih
resilient terhadap
shock ataupun goncangan-goncangan global," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai Sidang Paripurna Kabinet di Kantor Presiden, Selasa (1/10).
Hatta menyampaikan ada tiga pilar yang dikembangkan sesuai dengan konteks kepentingan Indonesia seperti tertera dalam Bogor Goals. Pilar yang pertama adalah
capacity building. Untuk mencapai Bogor Goals yang telah melahirkan suatu liberalisasi perdagangan maka diperlukan juga
capacity building.
"Tidak mungkin kita melakukan upaya liberisasi perdagangan dengan menimbulkan gap (kesenjangan) antar negara, baik dalam perdagangan maupun investasi," jelasnya.
Pilar yang kedua adalah
sustainable growth and equitable atau pembangunan yang berkelanjutan dengan berkeadilan. Dalam konteks ini, kepentingan Indonesia adalah bagaimana Usaha Kecil Menengah lebih terakses masuk ke dalam pasar di kawasan Asia Pasifik dengan memberikan kesempatan dan peluang besar.
Pilar yang terakhir yang menjadi kepentingan Indonesia, kata Hatta seperti disiarkan
setkab.go.id, adalah
promoting connectivity atau yang berkaitan dengan infrastruktur.
"Infrastruktur berkaitan dengan tiga hal,
institutional building, connectivity people to people, dan
connectivity terkait transportasi dan sebagainya," terangnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: