"Hubungan bilateral kedua negara sangat baik. Masih terdapat banyak ruang bagi perluasan persahabatan dan kerja sama yang tentunya saling menguntungkan bagi kedua negara," ujar SBY dalam sambutannya saat pertemuan tatap muka di Ruang Jepara Istana Merdeka, Senin sore (30/9).
Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Tony Abbott sejak dilantik pada 8 September lalu, Abbott yang didampingi istri Margaret Aitken disambut dengan dentuman meriam sebanyak 19 kali dan kumandang lagu kebangsaan Advance Australia Fair dan Indonesia Raya, di Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam pertemuan ini, Kepala Negara didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menkeu Chatib Basri, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menkumham Amir Syamsudin, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Mendag Gita Wirjawan. Terlihat pula Mentan Suswono, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Perikanan dan Kelautan Cicip Sharif Soetardjo, Menparekraf Mari Elka Pangestu, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Menteri ESDM Jero Wacik.
Sedangkan PM Tony Abbott didampingi oleh Menlu Julie Bishop dan Menteri Perdagangan Andrew Robb. PM Abbott berada di Indonesia sejak Minggu (30/9) dan dijadwalkan kembali ke Australia pada Selasa besok (1/10).
Seperti dikutip dari laman resmi
presidenri.go.id, Jumat pekan lalu (27/9), Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menyampaikan bahwa langkah Abbott memulai masa pemerintahannya dengan melakukan lawatan ke Indonesia mencerminkan semangat untuk melanjutkan, bahkan memperkuat kerja sama kedua negara.
Sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan bilateral, antara lain, soal kerja sama ekonomi dan sosial budaya, termasuk people-to-people contacts. Dibicarakan pula isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama RI-Australia, seperti kerja sama di forum East Asia Summit, APEC, G20, dan PBB.
[rus]
BERITA TERKAIT: