Susan Jasmine adalah salah satu lurah produk lelang jabatan yang digelar Pemprov DKI beberapa bulan lalu. Susan mendapat penolakan dari sekolompok warga dengan salah satu alasannya adalah latar belakang agama.
"Saya bilang gak ada yang salah dengan kebijakan Pemda (DKI) itu. Cuma secara umum saya bilang, bahwa dalam penempatan staf, ada prinsip the
right man, on the right place. Terus apa yang salah?" ujar Gamawan saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online, Sabtu (28/9).
Hanya saja kata Gamawan, terkadang media juga suka membuat sensasi dan terkesan membenturkan, seperti membenturkan dia dengan Jokowi-Basuki.
"Keterangan saya tidak dimuat utuh sehingga menjadi salah tafsir. Saya siap saja tampil berdebat dengan siapapun," terangnya.
Tambah bekas Gubernur Sumatera Barat itu, kalau media seperti ini, yaitu hanya mengutip yang sensasi, suka membenturkan, dan tidak memuat berita utuh, ke depan Ia akan lebih selektif menanggapi pertanyaan media.
"Kita semua kan harus jujur dan tulus," demikian Gamawan.
Kemarin di Balaikota, Ahok meminta Gamawan belajar konstitusi dulu. Sebab Gamawan mengimbau Gubernur Jokowi dan Ahok untuk memindahkan Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine karena tidak disukai sekelompok orang dengan salah satu alasannya adalah latar belakang agama.
[ysa]
BERITA TERKAIT: