KONVENSI UN

SBY Harus Tegur M Nuh yang Mau Melawan Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 26 September 2013, 07:43 WIB
SBY Harus Tegur M Nuh yang Mau Melawan Hukum
presiden sby/net
rmol news logo . Presiden SBY harus menegur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh agar menghormati putusan pengadilan yang tidak lagi mengizinkan Ujian Nasional (UN). Presiden SBY juga hsrus menegur M Nuh agar tidak menggalang dukungan tokoh untuk melawan hukum.

"Semoga kita memahami putusan pengadilan soal UN ini dari perspektif perlindungan anak, bukan hanya untuk melanggengkan kebijakan yang tidak pro anak," kata Ketua Satgas Perlindungan Anak (PA), M Ihsan, beberapa saat lalu (Kamis, 26/9).

Pernyataan Ihsan ini terkait dengan rencana M Nuh untuk menggelar Konvensi UN. Konvensi ini bukan untuk membahas apakah UN dihentikan atau tidak, melainkan untuk mencari strategi pelaksanaan UN yang lebih kredibel dan bisa diterima di berbagai daerah.

Direncanakan, hadir dalam Konvensi yang akan digelar pada 26-27 September ini Mantan Wapres Jusuf Kalla, anggota Komisi X DPR Zulfadli, Ketua Majelis Rektor Idrus A Paturussi, dan pakar pendidikan Jahja Umar.

"Mungkin tokoh yang diundang dalam Konvensi tidak semua pakar di bidang pendidikan, tapi nama besar mereka digunakan untuk melegitimasi keinginan Mendikbud," demikian Ihsan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA