"Hal tersebut sangat penting karena para caleg tersebut berperan sebagai juru bicara partai di hadapan masyarakat," ujar Kepala Bidang Kominfo Partai Gerindra, Ondy A. Saputra dalam keterangan pers (Rabu, 18/9).
Berdasarkan data yang dirilis oleh situs
semiocast.com, jumlah pengguna media sosial Twitter di Indonesia adalah 19,5 juta pengguna. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan kelima negara di dunia dengan pengguna Twitter terbanyak setelah Amerika Serikat, Brazil, Jepang dan Inggris. "Besarnya jumlah pengguna Twitter di Indonesia tak luput dari perhatian Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)," ungkapnya.
Selain itu, dia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi semakin pesat membuat manusia dapat semakin mudah berinteraksi dengan manusia lainnya. Penggunaan media sosial seperti Twitter adalah bagian dari kampanye kreatif yang dilakukan oleh Gerindra.
"Twitter adalah sarana yang sangat efektif untuk dapat langsung berinteraksi serta berbagi informasi dengan masyarakat. Pola komunikasi dua arah dapat dibangun dengan baik melalui Twitter,†jelasnya.
Dia mengungkapkan, Gerindra adalah partai politik yang paling serius menggarap media sosial Twitter dengan akun @Gerindra. Hal tersebut dibuktikan dengan status verifikasi resmi yang telah didapatkan dari Twitter. Gerindra hingga saat ini satu-satunya partai politik di Indonesia yang mendapatkan status verifikasi tersebut.
"Tak hanya status verifikasi, angka pertumbuhan jumlah pengikut @Gerindra adalah yang tertinggi jika dibandingkan partai lain dengan pertumbuhan pengikut sebesar 92 persen selama bulan Mei-September," demikian Ondy.
[zul]
BERITA TERKAIT: