Penembakan Bripka Sukardi Terkait Persaingan Bisnis Jasa Pengawalan?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 11 September 2013, 10:43 WIB
Penembakan Bripka Sukardi Terkait Persaingan Bisnis Jasa Pengawalan?
rmol news logo Polisi harus segera mengusut dan menemukan penembak Bripka Sukardi tadi malam di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Pasalnya, selama 3 bulan terakhir, terjadi 22 kasus penembakan misterius dan hanya satu pelaku yang tertangkap.

"Jika kasus penembakan tersebut tak kunjung terungkap oleh polisi dikhawatirkan, kasus-kasus penembakan akan terus terjadi," jelas Ketua Presidium
Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane (Rabu, 11/9).

IPW menduga rangkaian aksi penembakan ada kaitannya dengan maraknya aksi pembrantasan preman yang dilakukan Polisi belakangan ini. "Sepertinya ada aksi balas dendam dari para pelaku kriminal jalanan terhadap polisi," ungkapnya.

Sementara, lanjut Neta, terkait penembakan Bripka Sukardi di depan gedung KPK tersebut, polisi perlu mencermati adanya persaingan dalam "bisnis jasa pengamanan dan pengawalan" antara oknum aparat maupun yang melibatkan preman.

Bripka Sukardi ditembak tadi malam saat mengawal enam truk tronton berisi sejenis alumunium. Truk tersebut berangkat dari Tanjung Priok menuju Kuningan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA