Saran dari politisi senior sekaligus pendiri PDI, Sabam Sirait, pengumuman capres itu lebih baik dilakukan pasca pemilihan umum legislatif. Hal ini karena ada beberapa alasan.
"Pertama, agar kita bisa mengukur kekuatan, apakah kita harus koalisi atau tidak," kata Sabam Sirait kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 11/9).
Alasan kedua, lanjut politikus nasionalis ini, agar semua aparat partai fokus bekerja untuk memenangkan capres, dan pikirannya tidak terbelah dua dengan memikirkan pemilu.
Sabam sendiri menghargai partai yang sudah mengusung capres, maupun yang juga menunggu pemilu legislatif. Sebab masing-masing partai memiliki cara, strategi, mekanisme dan juga aturan untuk menentukan capres.
"Tentu ada juga untung ruginya mengumumkan capres apakah setelah pemilu legislatif atau sebelumnya. Untuk rugi ini yang harus ditimbang," demikian Sabam.
[ysa]
BERITA TERKAIT: